Jumat, 29 Maret 2013

Rosulullah Saw Pingsan Mendengar Keterangan Jibril Tentang Pintu Neraka Ke 7

Dari Yazid Arraqqasyi dari Anas bin Malik ra. berkata: Jibril datang kepada Nabi saw pada waktu yg ia tidak biasa datang dalam keadaan berubah mukanya, maka ditanya oleh nabi s.a.w.: "Mengapa aku melihat kau berubah muka?"
Jawabnya: "Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yg mengetahui bahwa neraka Jahannam itu benar, dan siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu benar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman dari padanya."
Lalu nabi s.a.w. bersabda: "Ya Jibril, jelaskan padaku sifat Jahannam." Jawabnya: "Ya. Ketika Allah menjadikan Jahannam, maka dinyalakan selama seribu tahun, sehingga merah, kemudian dilanjutkan seribu tahun sehingga putih, kemudian seribu tahun sehingga hitam, maka ia hitam gelap, tidak pernah padam nyala dan baranya. Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan terbuka sebesar lubang jarum niscaya akan dapat membakar penduduk dunia semuanya kerana panasnya.
Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan satu baju ahli neraka itu digantung di antara langit dan bumi niscaya akan mati penduduk bumi kerana panas dan basinya. Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan satu pergelangan dari rantai yg disebut dalam Al-Qur'an itu diletakkan di atas bukit, niscaya akan cair sampai ke bawah bumi yg ke tujuh.
Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan seorang di ujung barat tersiksa, niscaya akan terbakar orang-orang yang di ujung timur kerana sangat panasnya, Jahannam itu sangat dalam dan perhiasannya besi, dan minumannya air panas campur nanah, dan pakaiannya potongan-potongan api. Api neraka itu ada tujuh pintu, tiap-tiap pintu ada bagiannya yang tertentu dari orang laki-laki dan perempuan."
Nabi s.a.w. bertanya: "Apakah pintu-pintunya bagaikan pintu-pintu rumah kami?" Jawabnya: "Tidak, tetapi selalu terbuka, setengahnya di bawah dari lainnya, dari pintu ke pintu jarak perjalanan 70,000 tahun, tiap pintu lebih panas dari yang lain 70 kali ganda." (nota kefahaman: yaitu yg lebih bawah lebih panas)
Tanya Rasulullah s.a.w.: "Siapakah penduduk masing-masing pintu?" Jawab Jibril:
"Pintu yg terbawah untuk orang-orang munafik, dan orang-orang yg kafir setelah diturunkan hidangan mukjizat nabi Isa a.s. serta keluarga Fir'aun, namanya Al-Hawiyah.
Pintu kedua tempat orang-orang musyrikin bernama Jahim,
Pintu ketiga tempat orang shobi'in bernama Saqar.
Pintu ke empat tempat Iblis dan pengikutnya dari kaum majusi bernama Ladha,
Pintu kelima orang yahudi bernama Huthomah.
Pintu ke enam tempat orang nashara bernama Sa'eir."
Kemudian Jibril diam, segan pada Rasulullah s.a.w. sehingga ditanya: "Mengapa tidak kau terangkan penduduk pintu ke tujuh?" Jawabnya: "Di dalamnya orang-orang yg berdosa besar dari ummatmu yg sampai mati belum sempat bertaubat."
Maka nabi s.a.w. jatuh pingsan ketika mendengar keterangan itu, sehingga Jibril meletakkan kepala nabi s.a.w. di pangkuannya sehingga sadar kembali dan sesudah sadar nabi saw bersabda: "Ya Jibril, sungguh besar kerisauanku dan sangat sedihku, apakah ada seorang dari ummat ku yang akan masuk ke dalam neraka?"
Jawabnya: "Ya, yaitu orang yg berdosa besar dari ummatmu."
Kemudian nabi s.a.w. menangis, Jibril juga menangis, kemudian nabi s.a.w. masuk ke dalam rumahnya dan tidak keluar kecuali untuk sembahyang kemudian kembali dan tidak berbicara dengan orang dan bila sembahyang selalu menangis dan minta kepada Allah.
lustrasi


 


SEMOGA KITA SEMUA DALAM LINDUNGAN ALLAH SWT

13 Kendaraan Terbesar Buatan Manusia [Serba 13]

1.Liebherr T 282B
adalah dumptruck terbesar yang dirancang tahun 2004 oleh produsen Jerman. Truk seberat 203 Ton ini dapat mengangkut sekitar 365 ton, dan menghasilkan tenaga sekitar 3650 Tenaga Kuda.

Features:
Weight: empty - 203 tons; maximum capacity - 365 tons; maximum operating weight - 592 tons
Length: 14.5 m long
Height: 7.4 m tall
Wheelbase: 6.6 m
Top Speed: 40 mph or 65 kph
Costs: US$3.5 M atau sekitar Rp.32,8 triliun..ada juragan yg mau beli.?


Spoilerfor pict:



2.Bagger 288: Mesin Pengeruk terbesar Didunia
Mesin ini adalah mesin penggali terbesar di dunia. Excavator Berroda bernama Bagger 288 dibangun oleh perusahaan Krupp Jerman. Mesin seberat 13.500 Ton ini terdiri dari 2 bagian, yaitu “bucket-wheeler excavator” sebagai alat penggalinya dan Crawler-Transporter sebagai kendaraan penopang yang memungkinkan alat tersebut bergerak.
Tinggi=95 m, Panjang= 215 m

Spoilerfor pict:





3. Crawler-Transporter
Crawler-Transporter adalah alat pengangkut terbesar kedua. Digunakan untuk mengangkut roket Saturn V, Saturn IB, Apollo Soyuz,dll. Alat Ini dirancang oleh Bucyrus International dan diangun oleh Marion Power shovel Co. Dengan biaya USD 14 Juta. Pd saat dibngun, mesin ini mrupakan kendaraan pengangkut terbesar, namun kini kalah oleh Bagger 288.
info:
Height: 20 ft or 6.1 m to 26 ft or 7.9 m
Length: 131 ft or 40 m
Width: 114 ft or 35 m
Weight: 2400 tons 2,700 short tons or 2,400,000 kg; 5,400,000 lb
Spoilerfor pict:



4. Bagger 293/TAKRAF RB293: Mesin Terbesar dalam Sejarah Manusia

Seperti Bagger 288, Bagger 293 ini adalah Excavator terbesar yang dibuat oleh perusahaan jerman, TARKAF Industry. Mesin ini memegang rekor sebagai mesin terbesar dan terberat di bumi dan digunakan di tambang batubara di Victoria, Australia
Features:
Height: over 94.5 meters or 310 feet tall
Length: over 220 meters or 722 feet long,
Weight: over 14,196 tons or 31.3 million lbs
Operation: membutuhka lebih dari 5 orang untuk beroperasi
Others: Bucket nya mempunyai diameter 70M, dengan 20 bucket yang masing – masng dapat mengangkut 20 kubik. Mesin ini dapat memindahkan sekitar 240.000 m kubik material tiap harinya.
Spoilerfor pict:



5. Overburden Conveyor Bridge F60

Merupakan mesin Terbesar yang dapat Bergerak Bebas.Sesuai dengan namanya,fungsi alat ini sebagai jembatan. Alat ini di nonaktifkan setelah 13 bulan beroperasi karena alasan Sumber Energi dan Politik. Ketinggian alat ini mencapai 60meter [F60] dan panjang sekitar 502 Meter.
Features:
Length: 502 m long
Width: 240 m wide
Height: 80 m tall
Weight: 13,600 metric tons
Spoilerfor pict:


6. Large Hadron Collider: Mesin Akselerator Partikel Terbesar di Dunia

Large Hadron Collider adalah kompleks pemercepat partikel berenergi tinggi yang terbesar di dunia.Proyek ini dimulai sejak tahun 1995, dan merupakan proyekterbesar yang pernah dilakukan oleh Manusia, dengan menggunakan peralatan paling rumit di dunia, serta memakan biaya lebih dari USD 10 Miliar dengan waktu penyelesaian lebih dari 14 tahun. Terletak 91 meter dibawah perbatasan Franco-Swiss dekat Geneva, Switzerland, mesin yg berbentuk terowongan +/- 27 kilometer ini dibangun oleh 10ribu ilmuwan dan insinyur, dari lebih 100 negara, serta didukung oleh ratusan universitas dan laboratorium
Spoilerfor pict:



jika proyek dilakukan hasilnya
Spoilerfor Hasilnya:

 7. BHC SR-N4 Mk-3: Hovercraft Non Militer Terbesar

BHC SR-N4 adalah Hovercraft terbesar yang ditujukan untuk mengangkut 418 Penumpang dan 60 Mobil. Desainnya adalah sepanjan 40 meter (131 kaki), berat 190 ton (193 t), mampu melaju hingga 83 knot (154 km / jam). Hovercraft ini dibangun oleh British hovercraft Corporation pada 1966.
Spoilerfor pict:




8. Typhoon: Kapal Selam Terbesar yang Pernah Dibuat

Typhoon adalah sebuah kapal selam pengangkut rudal terbesar yang pernah dibuat. Kapal Selam ini menggunakan tenaga nuklir dan dioperasikan oleh angkaan Laut Sovyet pada 1980an. Dengan berat maksimum 26000 Ton.“Typhoon” ini adalah kapal selam dengan panjang lebih dari 170 meter, lebar 23 meter, dan berat sekitar 24 ribu ton. Kecepatan dipermukaan air 41,15 km per jam, dalem aer +/- 50km/h.
Spoilerfor pict:




9. Emma Maersk

Emma Maersk adalah kapal kontainer terpanjang yang pernah dibangun di dunia. dan pada 2008 itu adalah kapal terpanjang di pernah digunakan. Kapal ini dapat membawa sekitar 11.000 unit atau sekitar 1.400 [masing – masing sepanjang 20 kaki] kontainer, Jauh lebih banyak dari kapal lain yang pernah ada.
Spoilerfor pict:




10. Knock Nevi’s: Super Tanker Terbesar dan terpanjang yang pernah Dibuat.
Ini adalah super tanker terbesar. Biar Pict yang biacara
Features:
Length: 458.45 m or 1,504 ft long
Width: 69 m wide
Height: 30 m tall
Weight: 564,763 tons
Spoilerfor pict:







11. Blue Marlin, kapal angkut super besar di dunia.

Blue Marlin merupakan kapal angkut luar biasa, kapal ini mampu mengangkut 22 kapal yang masing masing memiliki bobot 3000 ton. Kapal ini sendiri memiliki ukuran panjang 217 meter dan tingginya 42 meter dan deknya sangat uas dua kali lipat lapangan sepak bola bayangkan sediri saja seberapa besar kapal Blue Marlin ini.
Spoilerfor pict:




12. Airbus A380: Pesawat Penumpang Terbesar

Airbus A380 yang diproduksi oleh Airbus S.A.S. adalah sebuah pesawat dua tingkat, dengan empat mesin yang mampu memuat 850 penumpang dalam konfigurasi satu kelas atau 555 penumpang dalam konfigurasi tiga kelas.Pesawat ini juga merupakan pesawat komersial (pesawat penumpang) terbesar yang pernah dibuat (dijuluki Superjumbo).
Spoilerfor pict:


13. Antonov An 225: Pesawat Terbesar dan Terberat di Dunia

Antonov An-225 Mriya merupakan pesawat terbesar kedua didunia yang dibuat oleh Perusahaan Antonov.Dulu pesawat ini digunakan untuk mengangkut pesawat ulang alik Buran menggantikan Myasishchev VM-T. Namun seiring dengan bubarnya Uni Soviet pada tahun 1991 dan proyek Buran yang tidak dilanjutkan lagi tahun 1993 pesawat ini terpaksa tidak beroperasi (tidak tampak) selama hampir 8 th. Pada tahun 2001, pesawat ini kembali dioperasikan dengan menjadi pengangkut berat yang bernomor penerbangan UR-82060 (yang sebelumnya СССР-82060) sampai sekarang
Spoilerfor pict:




Kamis, 28 Maret 2013

12 Barisan di Akhirat

Suatu ketika, Muadz bin Jabal ra menghadap Rasulullah saw dan bertanya: "Wahai Rasulullah, tolong uraikan kepadaku mengenai firman Allah SWT: "Pada saat sangkakala ditiup, maka kamu sekalian datang berbaris-baris.­" (QS An-Naba':18)"

Mendengar pertanyaan itu, baginda menangis dan basah pakaian dengan air mata. Lalu menjawab: "Wahai Muadz, engkau telah bertanya kepadaku, perkara yang amat besar, bahwa umatku akan digiring, dikumpulkan berbaris-baris.­"

Maka dinyatakan apakah 12 barisan tersebut.....

Barisan Pertama

Digiring dari kubur dengan tidak bertangan dan berkaki. Keadaan mereka ini dijelaskan melalui satu seruan dari sisi Allah Yang Maha Pengasih: "Mereka itu adalah orang-orang yang sewaktu hidupnya menyakiti hati tetangganya, maka demikianlah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."

Barisan Kedua

Digiring dari kubur berbentuk babi hutan. Datanglah suara dari sisi Yang Maha Pengasih: "Mereka itu adalah orang yang sewaktu hidupnya meringan-ringan­kan sholat,maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."

Barisan Ketiga

Mereka berbentuk keledai, sedangkan perut mereka penuh dengan ular dan kala jengking. "Mereka itu adalah orang yang enggan membayar zakat, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."

Barisan Keempat

Digiring dari kubur dengan keadaan darah seperti air pancuran keluar dari mulut mereka. "Mereka itu adalah orang yang berdusta di dalam jual beli, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."

Barisan Kelima

Digiring dari kubur dengan bau busuk dari bangkai. Ketika itu Allah SWT menurunkan angin sehingga bau busuk itu mengganggu ketenteraman di Padang Mahsyar. "Mereka itu adalah orang yang menyembunyikan perlakuan durhaka takut diketahui oleh manusia tetapi tidak pula merasa takut kepada Allah SWT, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."

Barisan Keenam

Digiring dari kubur dengan keadaan kepala mereka terputus dari badan. "Mereka adalah orang yang menjadi saksi palsu, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."

Barisan Ketujuh

Digiring dari kubur tanpa mempunyai lidah tetapi dari mulut mereka mengalir keluar nanah dan darah. "Mereka itu adalah orang yang enggan memberi kesaksian di atas kebenaran, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."

Barisan Kedelapan

Digiring dari kubur dalam keadaan terbalik dengan kepala ke bawah dan kaki ke atas. "Mereka adalah orang yang berbuat zina, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."

Barisan Kesembilan

Digiring dari kubur dengan berwajah hitam gelap dan bermata biru sementara dalam diri mereka penuh dengan api gemuruh. "Mereka itu adalah orang yang makan harta anak yatim dengan cara yang tidak sebenarnya, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."

Barisan Kesepuluh

Digiring dari kubur mereka dalam keadaan tubuh mereka penuh dengan penyakit sopak dan kusta. "Mereka adalah orang yang durhaka kepada orang tuanya, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."

Barisan Kesebelas

Digiring dari kubur mereka dengan berkeadaan buta mata-kepala, gigi mereka memanjang seperti tanduk lembu jantan, bibir mereka melebar sampai ke dada dan lidah mereka terjulur memanjang sampai ke perut mereka dan keluar beraneka kotoran. "Mereka adalah orang yang minum arak, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."

Barisan Kedua Belas

Mereka digiring dari kubur dengan wajah yang bersinar-sinar laksana bulan purnama. Mereka melalui titian sirat seperti kilat. Maka, datanglah suara dari sisi Allah Yang Maha Pengasih memaklumkan: "Mereka adalah orang yang beramal saleh dan banyak berbuat baik. Mereka menjauhi perbuatan durhaka, mereka memelihara sholat lima waktu,ketika meninggal dunia keadaan mereka sudah bertaubat, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah syurga, mendapat ampunan, kasih sayang dan keredhaan Allah Yang Maha Pengasih..."

(Diriwayatkan oleh Muadz bin Jabal)

Semoga kita semua di saf yang Ke-12 yang mendapat rahmat dari Allah SWT. Amin...

Kamis, 28 Februari 2013

RAHASIA DIBALIK ANGKA 7

Angka 7 dalam ciptaan-ciptaan Allah SWT.

1. LANGIT
Allah cipta Langit 7 lapisan dan wujud 7 Bintang besar, perkara ini
disebut dalam Surah An-Naba’ ayat 12.

2. BUMI
Allah Cipta Bumi 7 lapisan dalam Hadits ada diriwayatkan:

• Lapis ke-7 dihuni Malaikat
• Lapis ke-6 dihuni Iblis dan Pembantunya
• Lapis ke-5 dihuni Syaitan-Syaitan
• Lapis ke-4 dihuni Ular-ular
• Lapis ke-3 dihuni Kalajengking
• Lapis ke-2 dihuni Jin-jin
• Lapis ke-1 dihuni Manusia

3. SYURGA & NERAKA
Allah ciptakan Syurga dan Neraka 7 lapisan. Setiap lapisannya untuk
Umat Manusia menurut amal ibadah kepada Allah. Semakin baik
amalannya, maka semakin baik kedudukannya.
Tetapi sebaliknya jika berada di Neraka Jahanam.

4. AL-QUR’AN
Dalam Al-Qur’an. Wujud 7 Surah Panjang yaitu: Al-Baqarah, Ali
Imran, Al-Maidah, An-Nisaa’, Al-An’aam, Al-Anfa’al atau At-Taubah.
.
5. JASAD
7 Anggota penting Tubuh: 2 Tangan, 2 Kaki, 2 Lutut, 1 wajah untuk
tujuan beribadah kepada Allah dengan susunan yang unik.

6. UMUR
Allah hiasi Umur Manusia 7 Peringkat seperti: Masa Setitik Darah,
Masa Kandungan, Masa Bayi, Masa Kanak-kanak, Masa Remaja, Masa
Dewasa dan Masa Tua.


7. TANAH BESAR
Muka Bumi Allah bagikan kepada 7 Bagian Besar dan dalam setiap
bagian Wujud jenis-jenis Manusia yang berlainan Bangsa dan
Agamanya.
RAHASIA DIBALIK ANGKA 7

Angka 7 dalam ciptaan-ciptaan Allah SWT.

1. LANGIT
Allah cipta Langit 7 lapisan dan wujud 7 Bintang besar, perkara ini
disebut dalam Surah An-Naba’ ayat 12.

2. BUMI
Allah Cipta Bumi 7 lapisan dalam Hadits ada diriwayatkan:

• Lapis ke-7 dihuni Malaikat
• Lapis ke-6 dihuni Iblis dan Pembantunya
• Lapis ke-5 dihuni Syaitan-Syaitan
• Lapis ke-4 dihuni Ular-ular
• Lapis ke-3 dihuni Kalajengking
• Lapis ke-2 dihuni Jin-jin
• Lapis ke-1 dihuni Manusia

3. SYURGA & NERAKA
Allah ciptakan Syurga dan Neraka 7 lapisan. Setiap lapisannya untuk
Umat Manusia menurut amal ibadah kepada Allah. Semakin baik
amalannya, maka semakin baik kedudukannya.
Tetapi sebaliknya jika berada di Neraka Jahanam.

4. AL-QUR’AN
Dalam Al-Qur’an. Wujud 7 Surah Panjang yaitu: Al-Baqarah, Ali
Imran, Al-Maidah, An-Nisaa’, Al-An’aam, Al-Anfa’al atau At-Taubah.
.
5. JASAD
7 Anggota penting Tubuh: 2 Tangan, 2 Kaki, 2 Lutut, 1 wajah untuk
tujuan beribadah kepada Allah dengan susunan yang unik.

6. UMUR
Allah hiasi Umur Manusia 7 Peringkat seperti: Masa Setitik Darah,
Masa Kandungan, Masa Bayi, Masa Kanak-kanak, Masa Remaja, Masa
Dewasa dan Masa Tua.


7. TANAH BESAR
Muka Bumi Allah bagikan kepada 7 Bagian Besar dan dalam setiap
bagian Wujud jenis-jenis Manusia yang berlainan Bangsa dan
Agamanya.

Baca juga Tausyiah dan Cerita Inspiratif lainnya :

@[339563746149848:1:KISAH NYATA"2 PRIA YANG MENCOBA MELAHIRKAN"] selengkapnya di @[339563746149848:274:Toko Keren]

@[339563746149848:1:Renungan "PERCAKAPAN BAYI dengan TUHAN,Sebelum DILAHIRKAN"] selengkapnya di @[339563746149848:274:Toko Keren]

@[339563746149848:1:"DAHSYATNYA KEKUATAN DOA"] selengkapnya baca di @[339563746149848:274:Toko Keren]

"Rasulullah SAW pernah berwasiat ada 4 Amalan Sebelum Tdur

Berkaitan dengan persiapan menjelang tidur, dalam beberapa literatur disebutkan bahwa Rasulullah SAW pernah berwasiat kepada istrinya, Siti Aisyah:
"Wahai Aisyah, janganlah engkau tidur sebelum engkau melakukan empat hal:

1. Mengkhatamkan Al-Qur'an
2. Memperoleh syafa'at dariku
3. Kaum Mu'minin dan Mu'minat ridho kepadamu
4. Melaksanakan Haji dan umrah"

Aisyah bertanya: "Ya, Rasulullah... Bagaimana mungkin aku melakukan semua itu sebelum tidur?"

Rasulullah SAW menjawab: "Sebelum tidur:

1. Bacalah surat al-Ikhlas 3 kali. Maka seakan2 (sama nilainya) dengan mengkhatamkan Al-Qur'an.

2. Bacalah shalawat untukku, "Allaahumma shalli 'ala Muhammad wa 'alaa aali Muhammad", maka aku akan memberi syafa'at kepadamu.

3. Mintalah ampunan untuk kaum mi'min/at (Allaahummaghfir lil mu'miniina wal mu'minaat, wa lil muslimiina wal muslimaat, al-ahyaa-i minhum wal amwaat), maka niscaya mereka akan meridhoimu.

4. Bacalah "Subahanallah, Wal hamdulillah wa la ilaha illallah huwallahu akbar", maka seakan2 (sama nilainya) engkau telah melaksanakan haji dan umrah"

Selamat tidur... Jangan lupa wudhu... Yakinlah bhw Allah SWT akan memberikan jalan keluar bagi permasalahan "hamba"-Nya...
Semoga bermanfa'at.

Minggu, 24 Februari 2013

Adab Malam Pertama Menurut Islam



Apabila kedua mempelai laki-laki dan perempuan sudah masuk ke dalam kamar, maka sebelum
melakukan hubungan badan, mempelai laki-laki disunnahkan terlebih dahulu untuk melakukan hal-hal
berikut ini:

1. Ucapkanlah salam terlebih dahulu kepada mempelai wanita.

Sebelum melakukan hubungan badan, disunnahkan seorang mempelai laki-laki untuk mengucapkan salam kepada mempelai wanita. Hal ini untuk menenangkan hati dan pikiran si mempelai wanita sekaligus menghilangkan rasa was-was dan segan. Di samping untuk lebih mengakrabkan dan lebih mesra. Hal ini didasarkan kepada hadits berikut ini:
"Ummu Salamah berkata, bahwasannya ketika Rasulullah saw menikahinya dan beliau hendak menggaulinya, beliau mengucapkan salam terlebih dahulu" (HR. Abu Shaikh dengan sanad Hasan).

2. Berikanlah sesuatu makanan, minuman atau apa saja demi lebih mengakrabkan dan lebih menghangatkan suasana. 
Hal ini sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits berikut ini: "Asma binti Yazid berkata: "Saya adalah orang yang merias Siti Aisyah ketika menikah dengan Rasulullah saw. Begitu selesai meriasnya, saya kemudian menemui Rasulullah dan mempersilahkan beliau untuk melihat mempelai wanita (Siti Aisyah) lengkap dengan dandanannya. Rasulullah kemudian menemuinya, lalu duduk di sampingnya. Tidak lama kemudian Rasulullah saw mengambil cangkir besar berisi susu. Beliau meminumnya sedikit kemudian
memberikannya kepada Siti Aisyah. Siti AIsyah kemudian tertunduk tanda malu. Asma kemudian berkata: "Aku lalu mendekatinya sambil berkata kepadanya: "Ambilah wahai Aisyah, ini langsung dari tangan Rasulullah saw". Siti Aisyah kemudian mengambilnya dan meminumnya sedikit" (HR. Ahmad).

3. Letakkan tangan anda di kepala bagian depan (kening, jidat) isteri anda, kecuplah sedikit kemudian doakanlah kebaikan
sebagaimana tertera dalam hadits berikut ini:
Rasulullah saw bersabda: "Apabila salah seorang di antara kalian menikahi seorang wanita atau membeli seorang pembantu (hamba), peganglah terlebih dahulu keningnya, sebutlah nama Allah dan berdoalah untuk keberkahan serata ucapkanlah doa berikut ini: "Allahumma inni as'aluka min khairiha wa khairi ma jabaltuha 'alaih, wa a'udzubika min syarriha wa syarri ma fiha wa syarri ma jabaltuha 'alaih (Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada mu kebaikannya (isteri) dan kebaikan apa yang saya ambil dari padanya, serta aku berlindung kepadaMu dari kejahatannya dan kejahatan apa yang ada di dalamnya juga dari kejahatan dari apa yang aku ambil daripadanya" (HR. Abu Dawud, Nasai dan Ibn Majah).

4. Shalat sunnahlah dua rakaat bersama mempelai wanita.
Shalat sunnat malam pengantin ini sunnah hukumnya. Hal ini didasarkan kepada riwayat berikut ini:
Artinya: Dari Abu Said mantan budak Abu Usaid berkata: "Saya menikah ketika masih menjadi
hamba sahaya, lalu saya mengundang sekelompok sahabat Rasulullah saw di antaranya ada Ibnu
Mas'ud dan Abu Dzar juga Hudzaifah. Abu Said berkata: "Lalu dibacakan iqamat untuk shalat.
Abu Dzar kemudian berangkat untuk maju ke depan, para sahabat lainnya kemudian berkata:
"Kamu juga ikut". Abu Said berkata: "Apakah harus demikian?" Mereka menjawab: "Ya". Aku
lalu maju ke depan sedangkan saya saat itu masih seorang budak belian. Mereka mengajariku dan
mereka berkata: "Apabila kamu hendak menggauli isteri kamu (baru pengantin), shalatlah terlebih
dahulu dua rakaat, kemudian berdoalah kepada Allah untuk kebaikan apa yang telah kamu gauli,
juga berlindunglah kepada Allah dari kejahatannya dan kejahatan diri kamu juga diri keluargamu"
(HR. Ibn Abi Syaibah dengan sanad Shahih).

5. Bersihkan mulut anda terlebih dahulu dan pakailah penyegar nafas atau wewangian untuk mulut anda sebelum anda menggaulinya.
Hal ini didasarkan kepada hadits berikut ini: "Syuraih bin Hani berkata: " Saya pernah bertanya kepada Siti Aisyah, dengan apa Rasulullah saw memulai sebelum beliau menggauli isteri-isterinya?" Siti AIsyah berkata: "Dengan siwak (pembersih mulut dan gigi)" (HR. Muslim).

6. Sebutlah nama Allah dan berdoalah dengan do'a Jima
berikut ini sebelum anda menggaulinya. Hal ini didasarkan kepada hadits berikut ini:
"Ibnu Abbas berkata, Rasulullah saw bersabda: "Apabila seseorang membaca doa berikut ini sebelum menggauli isterinya: "bismillah allahumma jannibnis syaithan wa jannibis syaithan ma razaqtana" (Dengan menyebut nama Allah, ya Allah, jauhkanlah syetan dari saya, dan jauhkanlah ia dari apa yang akan Eukau rizkikan kepada kami (anak, keturunan), kemudian dari hubungan tersebut ditakdirkan menghasilkan seorang anak, maka ia tidak akan diganggu oleh setan selamanya" (HR. Bukhari Muslim).

Adab dan etika bersenggama dalam ajaran Islam


1. Disunnahkan mencumbunya terlebih dahulu (pemanasan) sebelum melakukan hubungan
badan.

Hal ini dimaksudkan agar kedua belah pihak sudah betul-betul siap untuk melakukan hubungan badan sehingga kenikmatan yang akan dirasakannya betul-betul maksimal. Hal ini didasarkan kepada hadits berikut ini: "Jabir bin Abdillah berkata: "Bapak saya baru saja meninggal dan meninggalkan tujuh atau sembilan putri perempuan. Lalu saya menikah dengan seorang janda. Rasulullah saw lalu bertanya kepada saya: "Apakah kamu sudah menikah wahai Jabir?" Saya menjawab: "Ya, sudah ya Rasulullah". Rasulullah saw bersabda kembali: "Apakah kamu menikahi gadis atau janda?" Saya menjawab: "Janda". Rasulullah bersabda kembali: "Mengapa kamu tidak menikahi gadis sehingga kamu dapat bercanda-canda dengannya (bercumbu) dan dia pun dapat mencandai (mencumbui) kamu?" (HR. Bukhari).
Dalam riwayat lain dikatakan:
Rasulullah saw kemudian bertanya: "Apakah kamu wahai Jabir menikahi janda atau gadis?" Jabir menjawab: " Janda". Rasulullah saw kemudian bersabda kembali: "Mengapa bukan gadis dan air liurnya?"
(HR. Bukhari).
Para ulama mengatakan bahwa yang dengan kata wa lu'abiha di atas dimaksudkan sebagai isyarat untuk menghisap lidah dan mengisap air liur pasangannya. Hal ini tentu dapat dilakukan dalam bercumbu / pemanasan tersebut. Di samping itu, para ulama juga sepakat untuk mengatakan bahwa apabila seorang laki-laki telah mencapai kepuasan, maka ia tidak boleh—maaf—segera "mencabutnya" sebelum pasangannya tersebut juga betul-betul telah mencapai kenikmatan yang sama.
Bahkan, dalam hadits yang lain, Rasulullah saw melarang ummatnya untuk melakukan hubungan badan tanpa pemanasan dan bercumbu terlebih dahulu: "Rasulullah saw bersabda: "Janganlah salah seorang di antara kalian menggauli isterinya sebagaimana hewan menggauli sesamanya. Hendaklah ia mengadakan pemanasan (perantara) terlebih dahulu dengan jalan ciuman dan kata-kata mesra" (HR. Turmudzi).
Perhatikan juga hadits berikut yang menerangkan bahwa Rasulullah saw pun mencumbunya terlebih dahulu: "Dari Siti Aisyah bahwasannya Rasulullah saw suka mencium isteri-isterinya" (HR.Thabrani)
Demikian juga dengan hadits berikut ini:
"Dari Siti Aisyah, bahwasannya Rasulullah saw menghisap lidah Siti Aisyah" (HR.Thabrany).

2. Mempelai laki-laki diperbolehkan menggauli isterinya dengan gaya dan model apa saja
selama itu di dalam kemaluan (farj). Hal ini didasarkan kepada hadits berikut ini: "Jabir berkata: "Sesungguhnya orang-orang Yahudi berkata kepada orang-orang muslim:
"Barangsiapa yang menggauli isterinya dari arah belakang (tapi tetap di qubul, kemaluan depan), maka anaknya akan juling". Allah lalu menurunkan ayat berikut ini: "Isteri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu dengan cara bagaimana saja kamu kehendaki (selama itu di kemaluan depan)", Rasulullah saw kemudian bersabda: "(boleh kamu gauli isteri kamu itu) baik dengan gaya dari arah depan maupun dari arah belakang selama di dalam kemaluan, bukan di pantat" (HR. Bukhari Muslim).
Sebagian penerjemah seringkali salah dalam menerjemahkan kata mudabbarah dalam hadits di atas. Penulis mendapatkan beberapa penerjemah Indonesia ketika menerjemahkan kata mudabbarah tersebut dengan kata: "di dubur, pantat", sehingga orang-orang akan beranggapan bahwa menyetubuhi isteri di pantat itu boleh. Hal ini jelas sangat salah, karena kata mudabbarah dalam bahasa Arab berbeda dengan kata dubur. Mudabbarah lebih bersifat kepada gaya atau cara mendatangi yakni dari arah belakang namun tetap ke dalam kemaluan. Sedangkan kata dubur, lebih bersifat ke tempat, yakni pantat. Oleh karena itu, hadits ini merupakan salah satu dalil bahwa menyetubuhi isteri ke dubur, pantatnya, adalah haram.

3. Seorang suami boleh menyetubuhi seluruh tubuh isterinya kecuali dubur, pantat.
"Ibnu Abbas berkata: "Allah tidak akan melihat pada hari kiamat kelak seorang laki-laki yang menyetubuhi binatang, atau menyetubuhi isterinya di duburnya" (HR. Imam Nasai dengan sanad Hasan).
"Ibnu Mas'ud pernah ditanya seorang laki-laki: "Bukankah anda pernah berkata, silahkan setubuhi isteri saya sekehendak saya, kapan saja dan dengan gaya apa saja sekehendak saya?" Ibnu Masud menjawab: "Ya". Lalu laki-laki itu menatap Ibnu Mas'ud sambil berkata: "Sesungguhnya laki-laki itu mau menggaulinya di duburnya". Ibnu Mas'ud berkata: "Dubur wanita itu haram buat kalian" (HR. Ibn Abi Syaibah dan Imam ad-Darimy dengan sanad shahih).
Sehungungan dengan hal ini para ulama mengatakan, bahwa yang dilarang itu adalah menyetubuhinya di dalam dubur (memasukan kemaluan laki-laki ke dalam dubur wanita), sedangkan mencumbui atau menyentu-nyentuhkan ke dubur isterinya, tanpa dimasukkan ke dalamnya, menurut para ulama boleh-boleh saja. Apabila anda ditanya seseorang, bukankah Allah dalam al-Qur'an mengatakan:
"Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki (al-Baqarah: 223).
Dalam ayat ini Allah menyuruh untuk menggauli isteri kita anna syi'tum, bagaimana saja atau di mana saja yang dikehendaki, berarti kalau kita menginginkan menggauli, maksudnya, maaf, memasukkan ke pantatnya, boleh-boleh saja, karena termasuk dalam keumuman ayat di atas?

Untuk menjawab pertanyaan di atas, mari kita lihat dari sisi Ushul Fiqh. Kata anna, dalam Ilmu Ushul Fiqh disebut dengan kata al-musykil yang artinya satu kata yang maknanya tidak dapat diketahui dengan mudah kecuali dibantu dengan keterangan lain atau dengan pengkajian yang mendalam. Kata anna, dapat berarti "dari mana" (min aina), sebagaimana firman Allah berikut ini: "Hai Maryam dari mana kamu memperoleh (makanan) ini?" (QS. Ali Imran: 37)
Dalam ayat ini, kata anna berarti "dari mana". Apabila kata anna dalam surat al-Baqarah di atas diartikan dengan "dari mana", maka pemahaman bahwa menggauli isteri dari duburnya sah sah saja. Hanya saja, apa keterangannya sehingga kata anna dalam ayat 223 surat al-Baqarah di atas diartikan dengan "dari mana"?
Kini perhatikan makna lain dari kata anna. Dalam ayat berikut, anna juga berarti "bagaimana" (kaifa). Perhatikan ayat di bawah ini:
"Zakariya berkata: "Ya Tuhanku, bagaimana aku bisa mendapat anak" (QS. Ali Imran: 40).
Apabila makna anna dalam surat al-Baqarah di atas berarti bagaimana, maka harus dipahami bahwa kita boleh menggauli isteri kita bagaimana saja cara dan gayanya selama di dalam farj (vagina).

Persoalannya kini, makna mana yang harus dipakai dalam mengartikan kata anna dalam surat al-Baqarah ayat 223 di atas? Untuk melihat makna mana yang harus dipakai, tentu harus melihat kepada keterangan lain terutama hadits Nabi. Ternyata Rasulullah saw di antaranya pernah bersabda: "Ibnu Abbas berkata: "Allah tidak akan melihat pada hari kiamat kelak seorang laki-laki yang menyetubuhi binatang, atau menyetubuhi isterinya di duburnya" (HR. Imam Nasai dengan sanad Hasan).
"Ibnu Mas'ud pernah ditanya seorang laki-laki: "Bukankah anda pernah berkata, silahkan setubuhi isteri saya sekehendak saya, kapan saja dan dengan gaya apa saja sekehendak saya?" Ibnu Masud menjawab: "Ya". Lalu laki-laki itu menatap Ibnu Mas'ud sambil berkata: "Sesungguhnya laki-laki itu mau menggaulinya di duburnya". Ibnu Mas'ud berkata: "Dubur wanita itu haram buat kalian" (HR. Ibn Abi Syaibah dan Imam ad-Darimy dengan sanad shahih).

Keterangan inilah yang kemudian menjadi penjelas, bahwa kata anna dalam surat al-Baqarah tersebut harus diartikan dengan "bagaimana" (kaifa), bukan "dari mana" (min aina). Karena kalau diartikan "dari mana", tentu dibolehkan menggauli isteri di duburnya, sementara dalam hadits di atas jelas sangat dilarang. Kini, makna anna dalam surat al-Baqarah harus diartikan dengan "bagaimana" sehingga maknanya seorang suami dibolehkan menggauli isterinya dengan gaya dan model apa saja, selama di dalam vaginanya, bukan di dalam duburnya.

4. Tidak boleh menyetubuhi isterinya yang sedang haidh.
Hal ini sebagaimana difirmankan oleh Allah berikut ini:  "Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: "Haidh itu adalah suatu kotoran".
Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci . Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu.Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri" (QS. Al-Baqarah: 222).

Menurut ahli kesehatan, darah haidh itu apabila disemburkan atau disiramkan ke tanaman, maka tidak berapa lama setelah itu, tanaman tersebut akan mati. Hal ini karena sebagaimana disebutkan dalam al-Qur'an di atas bahwa ia adalah darah penyakit. Apabila ke tanaman saja membuatnya mati, apalagi kalau mengenai kemaluan laki-laki. Lalu, bagaimana dan apa yang harus dilakukan seandainya suami hendak melakukan hubungan badan sementara si isterinya sedang haid?
Rasulullah saw dalam hal ini menerangkan silahkan melakukan apa saja, bercumbu apa saja dan bagaimana saja selama tidak melakukan hubungan badan. Perhatikan hadits berikut ini dimana ketika ditanyakan kepada Rasulullah saw, apa yang harus dilakukan ketika si isteri sedang haid, Rasulullah saw menjawab: "Lakukan apa saja selain berhubungan badan" (HR. Muslim)
Dari Siti Aisyah, bahwasannya Rasulullah saw memerintahkan kami isteri-isterinya untuk memakai kain (sarungan), manakala kami sedang haid. Lalu beliau mencumbui kami" (HR. Bukhari Muslim).
Dalam hadits lain: "Rasulullah saw apabila beliau menghendaki sesuatu dari isteri-isterinya yang sedang
haid, beliau meletakkan kain di atas kemaluan isteri-isterinya tersebut, lalu melakukan apa saja yang beliau kehendaki" (HR. Baihaki).

5. Apabila si suami orang yang sangat kuat dalam berhubungan badan sehingga ia ingin mengulangi hubungan badannya yang kedua, ketiga atau seterusnya, maka disunnahkan untuk berwudhu terlebih dahulu. 
Rasulullah saw bersabda: "Apabila seseorang menggauli isterinya kemudian ia hendak menambahnya untuk yang kedua kali, maka berwudhulah terlebih dahulu" (HR. Muslim).

6. Seorang isteri tidak boleh menolak apabila suaminya meminta untuk berhubungan badan.
Hal ini berdasarkan hadits berikut ini: "Dari Abu Hurairah, bahwasannya Rasulullah saw bersabda: "Apabila seorang suami mengajak isterinya untuk melakukan hubungan badan, lalu isterinya itu menolaknya, maka ia akan dilaknat oleh para malaikat sehingga waktu pagi tiba" (HR. Bukhari Muslim).

7. Apabila seorang suami merasa tertarik oleh wanita lain, maka segeralah gauli isterinya, karena hal itu akan menghilangkan pikiran kotornya terhadap wanita tersebut.
Hal ini didasarkan kepada hadits berikut ini:"Dari Abu Hurairah, bahwasannya Rasulullah Saw bersabda: "Sesungguhnya wanita itu baik ketika menghadap ataupun membelakangi dalam bentuk syaithan (menggoda). Apabila salah seorang di antara kalian melihat sesuatu yang menakjubkan dari wanita, maka segeralah datangi keluarganya, karena dengan demikian dapat menolak apa yang sedang bergejolak di dalam
dirinya" (HR. Muslim).

8. Masing-masing suami atau isteri tidak boleh menceritakan rahasia-rahasia ketika berhubungan badan apabila dinilai tidak ada maslahahnya, tidak ada manfaatnya.
Hal ini didasarkan kepada hadits berikut ini: Rasulullah saw bersabda: "Sesungguhnya sejahat-jahat manusia di sisi Allah kelak pada hari Kiamat adalah seorang laki-laki yang menggauli isterinya atau isteri yang menggauli suaminya kemudian ia menyebarkan rahasia-rahasia hubungan badannya itu" (HR. Muslim).
Namun, apabila dinilai ada manfaat dan ada kemaslahatan misalnya ketika hendak menerangkan seputar itu, maka tidak mengapa sedikit menerangkannya. Hal ini sebagaimana dilakukan oleh isteri-isteri Rasulullah saw. Namun, apabila yang diceritakan itu adalah aib, atau kelemahan suaminya atau tidak ada manfaat sedikitpun, maka haram hukumnya.

9. Perhatikan kepuasan dan kenikmatan isteri / tidak boleh egois.
Dalam ajaran Islam juga diatur bahwasannya seorang suami tidak boleh egois, asal enak dan nikmat sendiri ketika berhubungan badan. Si suami juga harus memperhatikan apakah si isteri sudah mencapai kenikmatan yang maksimal ketika berhubungan badan atau tidak. Apabila si suami, maaf, hendak orgasme dan mencapai kenikmatan puncak, sementara si isteri belum, maka Rasulullah saw mengajarkan agar si suami bersabar dan menahan orgasmenya sampai si isteri betul-betul merasakan kenikmatan yang sama. Dalil larangan egoisme suami dalam "bercinta" ini sebagaimana disebutkan dalam hadits berikut ini: Anas bin Malik berkata, Rasulullah saw bersabda: "Apabila seorang suami menggauli isterinya, maka jujurlah kepadanya (maksudnya, mungkin terus teranglah). Apabila si suami akan segera mencapai kenikmatan (orgasme) sementara si isterinya belum akan orgasme, maka si suami tidak boleh menyegerakan orgasmenya (maksudnya tahanlah sebentar), sampai si isteri betul-betul merasakan kenikmatannya (orgasme)" (HR. Abu Ya'la).

10. Suami diperbolehkan menggauli isterinya yang sedang menyusui (al-ghilah).
Dalam istilah fiqih, wanita yang sedang menyusui bayinya baik bayi tersebut sudah lahir maupun masih di dalam kandungan, disebut dengan al-ghilah. Apabila isteri sedang hamil besar atau sedang menyusui bayinya yang masih kecil, kemudian si suami sangat ingin menggauli isterinya tersebut, maka hal itu boleh-boleh saja. Hal ini didasarkan kepada keterangan berikut ini: Dari Siti Aisyah, bahwasannya ia pernah mendengar Rasulullah saw bersabda: (Sungguh saya ingin sekali melarang suami menggauli isterinya yang sedang menyusui. Hanya saja, saya teringat bahwa orang-orang Rum dan Persia melakukan hal itu juga dan ternyata tidak menyebabkan madarat kepada anak-anaknya" (HR. Muslim).

11. Makruh melakukan 'Azl (mengeluarkan air mani di luar vagina).
'Azl adalah seorang suami mengeluarkan air maninya tidak di dalam kemaluan isteri akan tetapi di luarnya. 'Azl biasanya dilakukan untuk menghindari agar si isteri tidak hamil. Hal ini jelas dibenci dalam ajaran Islam, karena dinilai sebagai upaya pembunuhan kecil; air mani yang boleh jadi akan menjadi seorang anak, tapi karena ditumpahkan di luar vagina, akhirnya tidak membuahkan anak.

Dalam ajaran islam, seorang suami atau isteri tidak boleh mencegah terjadinya kehamilan, semata-mata karena takut tidak dapat memberikan makan, karena Allah yang akan memberikan makannya. Oleh karena itu, sebaiknya praktek 'azl ini dihindari baik oleh suami maupun isteri.

Apabila hendak mengurangi terjadinya kehamilan, maka sebaiknya dilakukan upaya alami berupa KB Kalender. Di mana si suami hanya menggauli isterinya ketika tidak masa subur yakni masa masa seminggu setelah wanita haid (masa subur bagi wanita adalah seminggu setelah haid). Ini tentu lebih aman dan lebih halal dari pada praktek 'azl di atas. Dalil makruhnya praktek 'azl ini adalah hadits berikut ini:
Rasulullah saw pernah ditanya tentang 'azl, beliau menjawab: "Sesungguhnya 'azl itu adalah pembunuhan tersembunyi"Dan apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya" (QS. At.Takwir: 8)"
(HR. Muslim).

Hadits di atas jelas sangat melarang praktek 'azl. Akan tetapi mengapa hukumnya hanya makruh (dibenci saja dan kalau pun dilakukan praktek 'azl ini tidak mengapa) dan bukan haram? Karena terdapat hadits-hadits lain yang membolehkan praktek 'azl ini. Oleh karena terdapat hadits lain yang membolehkan praktek 'azl ini, maka hokum 'azl menjadi makruh saja bukan haram. Hadits yang membolehkan dimaksud adalah sebagai berikut: Dari Jabir, bahwasannya seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah saw: "Sesungguhnya saya mempunyai seorang budak perempuan, dan saya biasa melakukan 'azl kepadanya".

Rasulullah saw menjawab: "Sesungguhnya hal itu tidak akan menghalangi sesuatu apapun yang telah dikehendaki oleh Allah (maksudnya, dengan azl tidak akan menyebabkan tidak punya anak, karena kalau Allah sudah menentukan dia harus mempunyai anak dengan 'azl itu, tentu akan mempunyai anak juga)" (HR. Muslim). Dalam riwayat lain dikatakan: "Lakukanlah 'azl sekehendak kamu, karena ia tetap akan menyebabkan datangnya apa yang telah ditakdirkan oleh Allah"
Jabir berkata: "Kami biasa melakukan 'azl pada masa Rasulullah saw, sementara al-Qur'an tetap turun (dan tidak melarang kami satu ayat pun)" (HR. Bukhari Muslim).

Bolehkan melihat aurat isteri atau suami dan menyentuh / memegangnya?

Persoalan melihat aurat isteri atau suami terutama aurat besar (farj atau dzakar, kemaluan perempuan dan laki-laki) masih menjadi bahan perdebatan di antara para ulama. Hal ini terjadi karena terdapat banyak hadits antara yang membolehkan dan yang melarang. Untuk lebih jelas mengupas masalah ini, marilah kita bahas dimulai dengan dalil-dalil yang melarang melihat kemaluan pasangannya. "Siti Aisyah berkata: "Saya tidak pernah melihat sekalipun aurat Rasulullah saw" (HR.Thabrany).

Hadits ini dinilai oleh Ibn Hajr al-Asqalany sebagai hadits Dhaif (lemah), karena dalam sanadnya ada seorang rawi yang bernama Barakah bin Muhammad al-Halaby, bahwasannya ia seorang pembohong.
Demikian juga dengan rawi-rawi lainnya seperti Abu Shalih Bazim dan Muhammad bin al-Qasim al-
Asady bahwa keduanya tukang bohong.

"Rasulullah saw bersabda: "Apabila seorang laki-laki menggauli isterinya, maka janganlah melihat kemaluannya, karena hal itu akan menyebabkan buta (keturunannya)".

Hadits ini adalah hadits Maudhu' (hadits dibuat-buat) sebagaimana yang dikemukakan oleh Ibn al-Jauzi
dan Abu Hatim ar-Razi. Sedangkan hadits-hadits yang membolehkan melihat kemaluan pasangan adalah:
Dari Utsman bin Madh'un ketika mengadu kepada Rasulullah saw mengenai rasa malunya ketika melihat aurat isterinya, Rasulullah saw menjawab: "Bagaimana tidak, bukankah Allah telah menjadikan isterimu itu sebagai pakaian dan kamu sebagai pakaiannya juga?" Utsman menjawab: "Saya justru malu dengan hal itu". Rasulullah saw menjawab: "Saya juga melakukannya dan mereka isteri-isteri saya pun melakukannya juga".
Siti Aisyah berkata: "Saya dengan Rasulullah saw mandi bersama dalam satu bejana. Beliau lalu
mencandaiku sehingga saya berkata kepadanya: "Lepaskan aku, lepaskan aku", dan keduanya dalam
keadaan junub" (HR. Bukhari Muslim).

Hadits inilah yang dijadikan hujjah oleh sementara ulama mengenai bolehnya suami atau isteri
melihat aurat besar pasangannya. Sulaiman bin Musa pernah ditanya tentang hokum seorang suami
melihat aurat pasangannya. Ia menjawab: "Saya bertanya kepada Atha dan Atha bertanya kepada Siti
Aisyah, dan Siti Aisyah menyebutkan hadits ini (artinya boleh).
Bagaimana dengan hadits yang mengatakan bahwa seorang laki-laki tidak boleh melihat aurat lakilaki
lainnya demikian juga dengan wanita tidak boleh melihat aurat wanita lainnya? Hal ini, hemat
penulis, dapat dijawab dengan mengatakan bahwa hal itu tidak termasuk untuk suami isteri. Sedangkan
untuk suami isteri diperbolehkan berdasarkan hadits-hadits di atas.
Mengakhiri pembahasan seputar ini, penulis akan ketengahkan pendapat Ibn Urwah al-Hanbali
dalam bukunya al-Kawakib ad-Darary sebagaimana dikutip oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albany berikut ini: "Bagi masing-masing suami isteri dibolehkan melihat seluruh badan pasangannya, termasuk dibolehkan juga memegang dan menyentuhnya termasuk kemaluannya. Karena kemaluan ini dihalalkan untuk digauli, maka tentu dilihat atau dipegang jauh lebih dibolehkan sebagaimana dibolehkannya melihat dan menyentuh anggota badan lainnya. Ini juga merupakan pendapatnya Imam Malik dan yang lainnya".
Penulis juga sependapat untuk mengatakan bahwa suami isteri di samping boleh melihat kemaluan dan aurat pasangannya, juga dibolehkan untuk menyentuh atau memegangnya selama hal itu diperlukan atau dapat menambah kenikmatan dalam berhubungan badan.

Bolehkah berhubungan badan sambil telanjang bulat?
Persoalan kedua yang tidak kalah pentingnya dan sering kali menjadi bahan perdebatan dikalangan masyarakat adalah, bolehkah suami isteri ketika berhubungan badan telanjang bulat, tanpa busana? Dalam hal ini, juga terjadi silang pendapat, antara yang membolehkan dengan yang tidak. Untuk lebih memperjelas sebab persoalan, berikut ini penulis sodorkan di antara hadits yang dijadikan dalil oleh kelompok yang mentidakbolehkan suami isteri berhubungan badan dengan telanjang bulat.

Utbah bin Abd as-Silmi berkata, Rasulullah saw bersabda: "Apabila salah seorang dari kalian
menggauli isterinya, maka hendaklah memakai penghalang, dan janganlah ia telanjang bulat sebagaimana
dua himar yang sedang berhubungan badan" (HR. Ibn Majah).
Hanya saja, hadits ini Dhaif dan karenanya tidak dapat dijadikan sebagai hujjah, sebagaimana yang
diutarakan oleh Syaikh Nashiruddin al-Albany. Menurutnya, dalam hadits tersebut ada seorang rawi yang
bernama al-Ahwash bin Hakim dan dia itu orangnya dhaif, lemah. Demikian juga dalam hadits tersebut
ada rawi yang bernama al-Walid bin al-Qasim al-Hamdany yang dilemahkan oleh Ibn Mu'in dan yang
lainnya. Oleh karena itu, hadits tersebut tidak dapat dijadikan hujjah.
Ustadz Sayyid Sabiq dalam hal ini juga berpendapat bahwa seorang suami isteri ketika melakukan
hubungan badan dilarang telanjang bulat. Di antara hadis yang dikemukakannya selain hadits di atas, juga
hadits berikut ini: Siti Aisyah berkata: "Rasulullah saw tidak pernah melihat (kemaluan)saya, demikian juga saya tidak pernah melihat kemaluannya" (HR. Ibn Majah).
Hanya saja, lagi-lagi hadits ini dhaif sebagaimana dikatakan oleh Imam al-Bushairy. Karena hadits tersebut dhaif, maka tidak dapat dijadikan dalil.
Penulis juga melihat, dalil-dalil yang mengatakan tidak bolehnya suami isteri berhubungan badan
dengan telanjang, adalah dhaif dan tidak dapat dijadikan dalil.
Kini, beralih kepada kelompok yang mengatakan bahwa suami isteri boleh mengadakan hubungan
badan dengan kondisi telanjang bulat.
( نِسَاؤُآُمْ حَرْثٌ لَكُمْ فَأْتُوا حَرْثَكُمْ أَنَّى شِئْتُمْ (البقرة: 223
Artinya: "Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam, maka datangilah tanah tempat
bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki (al-Baqarah: 223).
Ayat ini secara tegas mengatakan bahwa suami boleh menggauli isterinya dengan cara dan gaya
bagaimana saja selama di dalam farjinya. Tentu untuk dapat melakukan hal demikian, umumnya
dibutuhkan kondisi tidak berpakaian sama sekali. Karena itu, telanjang bulat dalam berhubungan badan
dibolehkan karena termasuk keumuman dari ayat di atas.

Dalil lain yang dikemukakan kelompok ini adalah, hadits dari Siti Aisyah yang mengatakan bahwa
ia seringkali mandi bersama Rasulullah saw dalam satu bijana. Hal ini, menurut kelompok ini, lebih tegas
mengatakan bahwa bertelanjang bulat bagi suami isteri sangat dibolehkan.
Dari kedua pendapat di atas, penulis lebih cenderung untuk memahami, bahwa kelompok yang
melarang suami isteri telanjang bulat ketika melakukan hubungan badan, hanya sebatas muru'ah saja.
Artinya, hanya etika dan lebih bagusnya, bukan sesuatu yang haram. Jadi mereka hendak mengatakan,
kalau memungkinkan, sebaiknya tidak telanjang bulat sama sekali. Tapi kalau tidak, ya silahkan.
Untuk itu, penulis cenderung untuk mengatakan, bahwa seorang suami isteri boleh-boleh saja
telanjang bulat ketika berhubungan badan karena hal ini jelas sudah halal bagi mereka, apabila hal
demikian dipandang perlu. Namun demikian, ketika keduanya melakukan hubungan badan dengan
telanjang bulat, sebaiknya ditutup dengan kain atau selimut. Hal ini agar lebih menjaga boleh jadi
"kenikmatan" dari berhubungan badan, juga dari muru'ah, atau etikanya. Wallahu 'alam.

Kamis, 21 Februari 2013

SUNNAH RASUL DI MALAM JUM’AT ???



Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Sahabatku,


Dalam pergaulan sehari-hari di kantor, atau melalui sosial media spt facebook, twitter ataupun via BBM, sering kita dengar atau kita jumpai istilah “Sunnah Rasul” pada malam Jum’at. Bahkan tiap malam Jum’at pasti ada status di BB teman kita ataupun status facebook yang menyebut tentang “Sunnah Rasul” tersebut .

Definisi yang benar tentang Sunnah Rasul (Sunnaturrasul) dalam Islam mengacu kepada sikap, tindakan, ucapan dan cara Rasulullah Saw menjalani hidupnya atau garis-garis perjuangan / tradisi yang dilaksanakan oleh Rasulullah. Sunnah merupakan sumber hukum kedua dalam Islam, setelah Al-Quran. Narasi atau informasi yang disampaikan oleh para sahabat tentang sikap, tindakan, ucapan dan cara Rasulullah disebut sebagai hadits. Sunnah yang diperintahkan oleh Allah disebut Sunnatullah.


Namun istilah Sunnah Rasul yang mutawatir (populer) di malam Jum’at adalah penghalusan dari hubungan suami istri. Boleh jadi bbarangkali karena di Indonesia, hal-hal yang terkait dg sex cukup tabu dibicarakan secara terbuka, karena akan dianggap vulgar, maka digunakan istilah sunnah Rasul sbg pengganti).
Ada satu lagi yang sering kita dengar dari Ustadz, yang juga dianggap hadits mutawatir, yaitu :
“Barangsiapa melakukan hubungan suami istri di malam Jumat (kamis malam, red) maka pahalanya sama dengan membunuh 100 Yahudi.”

Saya berusaha mencari-cari riwayat yang katanya hadist di atas, namun belum saya temukan dalam Kitab manapun. Saya akhirnya pada satu kesimpulan bahwa hadits sunnah Rasul pada malam Jum’at tersebut apalagi sama dengan membunuh 100 Yahudi adalah sama sekali bukan hadist alias karangan orang2 yang gak jelas.

Ada cerita yang saya terima, bahwa pernah ada ulama ahli hadits kita yang menelitii sanad hadits berhubungan suami istri malam Jum’at sama dengan membunuh 10 atau 100 Yahudi tersebut , dan walhasil sanadnya berhenti pada seorang Habib di Jawa Tengah, tidak nyambung ke sahabat, apalagi ke Rasul Saw. Jadi jelas itu sama sekali bukan Hadist.
Jadi, Anda tidak akan menemukan satu-pun hadits ttg Rasul Saw berhubungan suami istri pada malam2 tertentu, termasuk malam Jum’at.

Yang ada dan sunnah Rasul untuk dilakukan pd hari Jum’at (mulai malam Jum’at), yaitu :

1) Memperbanyak membaca Shalawat, kata Nabi SAW, “Perbanyaklah shalawat kepadaku setiap hari jum’at karena shalawatnya umatku akan dipersembahkan untukku pdhari jum’at, maka barangsiapa yang paling banyak bershalawat kepadaku, dia akan paling dekat derajatnya denganku.” (HR. Baihaqi)

2) Membaca Al Qur’an khususnya surat Al Kahfi. Kata Nabi saw,: “Barangsiapa membaca surat Al-Kahfi pada hari jum’at akan diberikan cahaya baginya diantara dua jum’at.” (HR. Al Hakim) dan

3) Memperbanyak do’a , karena Rasulullah Saw bersabda, ““Hari jum’at itu dua belas jam. Tidak ada seorang muslimpun yang memohon sesuatu kepada Allah dalam waktu tersebut melainkan akan dikabulkan oleh Allah. Maka peganglah erat-erat (ingatlah bahwa) akhir dari waktu tersebut jatuh setelah ‘ashar.” (HR. Abu Dawud);

4) Shalat Jum’at , Rasulullah Saw bersabda, “Salat Jumat itu wajib atas tiap muslim dilaksanakan secara berjamaah terkecuali empat golongan yaitu hamba sahaya perempuan anak kecil dan orang sakit. (HR.Abu Daud dan Al Hakim) dan;

5) Ziarah Kubur, dari Abu Bakar Rasulullah Saw bersabda: “Barangsiapa berziarah kubur kedua orang tuanya atau salah satunya pada setiap hari Jum‘at, kemudian membaca surat “Yasin wa al-Qur’an al-Hakim”, maka diampunilah dia sebanyak jumlah ayat dan huruf dari surat itu.” (HR. Dailamy)

Jadi tidak ada ditemukan Sunnah Nabi tentang hubungan suami istri di hari Jum’at (malam Jum’at).
Satu hal lagi, Jangan lupa, yang namanya sunnah Rasul itu pasti pernah dicontohkan oleh Rasulullah Saw, dan urusan ibadah harus ada dalilnya baik dari Al Qur’an maupun sunnah Rasulullah. Sebaik-baik ibadah itu adalah ibadah yang dicontohkan Rasulullah. Sedangkan untuk urusan duniawi semuanya boleh kecuali jika ada larangannya.

Kembali pada bahasan sunnah Rasul pada malam Jum’at tersebut, berikut ini saya cantumkan dua hadits Rasulullah SAW

1) Rasulullah Saw bersabda.””Barangsiapa yang mandi pada hari Jum’at seperti mandi jinabat, kemudian dia pergi ke masjid pada saat pertama, maka seakan-akan dia berkurban dengan seekor unta dan siapa yang berangkat pada saat kedua, maka seakan-akan ia berkurban dengan seekor sapi, dan siapa yang pergi pada saat ketiga, maka seakan-akan dia berkurban dengan seekor domba yang mempunyai tanduk, dan siapa yang berangkat pada saat keempat, maka seakan-akan dia berkurban dengan seekor ayam, dan siapa yang berangkat pada saat kelima, maka seolah-olah dia berkurban dengan sebutir telur, dan apabila imam telah datang, maka malaikat ikut hadir mendengarkan khutbah.” (Muttafaq ‘alaih)
Tapi, hadits di atas tidak langsung mengaitkan adanya ‘kewajiban’ berhubungan pada malam harinya, hanya perintah mandi besar di hari Jum’at sebelum shalat Jum’at. Wallahu a’lam

2) Rasul Saw bersabda, “Janganlah kamu khususkan malam Jum’at dari malam yang lain untuk shalat dan janganlah kamu khususkan hari Jum’at dari hari yang lain untuk berpuasa, kecuali seseorang diantara kamu berpuasa padanya (tidak mengkhususkan hari Jum’at)“. [HR. Muslim juz 2, hal. 801]
Itulah salah satu hadits tentang tidak mengkhususkannya malam/hari Jum’at untuk melakukan ibadah sholat dan puasa. Sedangkan yang sering disebut-sebut orang tentang sunah Rasul pada malam Jum’at tersebut sama sekali tidak ada dalilnya, untuk itu tidak perlu ikut-ikutan mengamalkannya. Namun begitu bagi yang selalu menjalankan amalan-amalan pada malam Jum’at tersebut silahkan saja.

Saya pribadi sependapat dengan kata ustadz Arifin Ilham sambil becanda, “Malam Jum’at itu Sunnah, dan malam2 lainnya hukumnya WAJIB”. Keh keh keh
Wallahualam bissawab

Wa’alaykumussalam warahmatullahi wabarakatuh,